Militer Ukraina mengklaim telah melakukan penyerangan di sejumlah fasilitas militer Rusia pada Sabtu (27/7/2024). Kerja dari Direktorat Intelijen Utama Ukraina (HUR) tersebut menghasilkan kerusakan berat antara lain di lapangan udara militer, kilang minyak hingga pesawat pengebom supersonik. Penyerangan tersebut diakui sebagai serangan sukses, karena lanud sasaran jaraknya 1.800 kilometer dari perbatasan Ukraina Rusia.
Dikutip dari Ukrinform, drone bunuh diri menghantam tiga lapangan udara militer di Engels, wilayah Saratov, lapangan udara militer Dyagilevo di wilayah Ryazan, dan lapangan udara militer Olenya di wilayah Murmansk. Serangan pesawat tanpa awak kamikaze menyasar sebuah kilang minyak di Ryazan. Ledakan pertama, menurut saksi, terekam di pangkalan udara Dyagilevo sekitar pukul 06:00 waktu setempat.
Serangan tersebut beredar di media sosial yang menyebutkan paling tidakada tiga ledakan. Ledakan Keras di Pusat Tel Aviv, Belasan Tentara Israel Roboh Dalam Sehari di Front Gaza Lebanon Halaman 4 Muncul Opsi di Internal Intelijen, Israel akan Menyerang Iran Lebih Dulu sebelum Iran Serang Israel Serambinews.com
Sosok AKBP Bayu Pratama Kapolres Jember Beri Sepeda Alif, Siswa SMA Yatim Piatu Lari 5 Km ke Sekolah Surya.co.id Netizen lokal mengunggah video UAV kamikaze tersebut terbang rendah ke arah pangkalan udara,kemudian terdengar suara ledakan lalu muncul gumpalan asap hitam. Ukraina mengklaim bahwa lanud tersebut merupakan markas Pusat Aplikasi Tempur dan Pelatihan Awak Udara Garda ke 43.
Di lokasi itu, Rusia juga diyakini menampung pesawat Tu 95MS, Tu 22M3, Tu 134UBL, dan Il 78 serta pabrik perbaikan pesawat. Saksi mengatakan bahwa ledakan di Pangkalan Udara Engels, yang menampung pesawat pengebom strategis Rusia, terjadi sekitar pukul 08:00. Media sosial lokal melaporkan bahwa pasukan pertahanan udara Rusia gagal menembak jatuh UAV tetapi kemudian terdengar ledakan.
Menurut laporan awal, serangan UAV di lapangan udara Olenya merusak pesawat pengebom supersonik jarak jauh Tu 22M3. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa sedikitnya 12 pesawat nirawak kamikaze telah ditembak jatuh di wilayah Kursk, Belgorod, Rostov, Bryansk, dan Lipetsk. Hasil serangan pesawat nirawak terhadap fasilitas militer Rusia lainnya saat ini sedang diklarifikasi.